
Dengan langkah-langkah sederhana, Anda bisa menyajikan makanan dengan lebih istimewa. Semakin menarik visual dari suatu hidangan, bisa menambah mood, dan nafsu makan kita. Tidak ada salahnya kita mencoba belajar cara menyajikan makanan supaya terlihat lebih menarik. Dengan begitu, hidangan yang kita sajikan bisa lebih menggugah selera dan nampak lebih istimewa.
Mengapa Harus Menyajikan Makanan Secara Menarik?
Penyajian makanan agar nampak lebih menarik biasa disebut dengan food plating. Umumnya teknik ini biasa diterapkan pada bisnis F&B, misalnya saja seperti di restoran. Bukan hanya dalam urusan bisnis saja, kompetisi memasak juga biasanya diharuskan mampu menyajikan hidangan secara menarik.
Saat makanan disajikan secara profesional, tampilannya terlihat rapi, menggugah selera, bahkan sering kali nampak cantik. Saking cantiknya, bahkan suatu hidangan terasa sayang kalau disantap. Saat melakukan food plating, kita berarti memperhatikan sisi estetika dari makanan.
Meski umumnya penyajian makanan seperti ini biasa dilakukan seorang chef, tapi kita bisa mencoba mempelajarinya sendiri. Jika makanan disajikan secara menarik, bisa meningkatkan nafsu atau selera makan. Kita mungkin tidak bernafsu makan jika hidangan yang tersaji berantakan.
Bukan hanya bisa lebih berselera makan, tapi kita bisa mendapatkan pengalaman berbeda dalam menikmati hidangan. Dalam dunia profesional, budaya food plating berperan sangat penting. Penyajian yang menarik mampu meningkatkan kredibilitas dan citra restoran.
Menerapkan food plating berarti mampu memberi kesan baik terhadap tamu restoran tersebut. Ini juga menjadi upaya individu untuk memperlihatkan keahlian mereka dalam menyajikan makanan. Dalam upaya food plating, dibutuhkan ketelitian maupun kreativitas.
Bagaimana Cara Menyajikan Makanan Secara Istimewa?

Sekarang Anda sudah tahu bahwa food plating itu punya peran penting untuk meningkatkan pengalaman kuliner. Lalu bagaimana cara untuk menyajikan hidangan agar lebih istimewa? Anda bisa melakukannya dengan beberapa upaya berikut:
1. Mulai dari tentukan piring yang tepat
Piring berperan penting dalam food plating baik itu dari warna, bentuk, maupun ukurannya. Dalam memilih piring, harus disesuaikan dengan porsi. Semakin banyak porsi, maka piring harus menyesuaikannya. Gunakan piring kecil yang cantik untuk porsi hidangan kecil.
Pemilihan seperti ini berfungsi untuk menyeimbangkan proporsi agar nampak rapi secara visual. Bukan hanya dari segi ukuran, warna piring juga harus ditentukan dengan benar. Lalu apa warna piring ideal untuk food plating? Bisa menggunakan warna elegan monokrom baik itu putih maupun hitam.
Jika ingin lebih berkelas dan unik, warna hitam bisa dipertimbangkan. Sementara kalau ingin tidak terlalu menonjol atau berlebihan, warna putih bisa dipilih. Pemilihan piring juga bergantung kepada fungsionalitas, yaitu cara Anda menyajikan hidangan. Ada salah satu jenis piring yaitu fish plate yang ideal digunakan saat Anda menyajikan kuliner ikan seperti ikan bakar.
2. Menggunakan warna yang menarik
Dari sisi kreasi makanan, Anda bisa buat makanan yang punya warna menarik. Dalam konteks ini, tentunya warna yang digunakan adalah warna alami dari bahan makanan bukan pewarna buatan. Warna kontras bisa antara lebih menggugah selera atau sebaliknya.
Alih-alih membuat makanan yang warnanya terlalu menonjol, pertimbangkan warna yang dinamis. Jika ada beberapa makanan yang serupa warnanya, buat beberapa yang warnanya berbeda. Warna dinamis pada makanan bisa membuatnya semakin menarik dan segar.
3. Disebar, jangan ditumpuk
Alih-alih menumpuk makanan, lebih baik disebar saja agar bisa mengisi piring secara proporsional. Hidangan yang punya tinggi tertentu memang boleh saja agar unik, tapi tidak harus ditumpuk. Setidaknya ambil 2/3 bagian untuk diisi makanan, inilah persentase ideal agar piring tidak nampak terlalu penuh maupun sebaliknya.
Lebih dari itu, jaga porsi setiap jenis makanan tidak melebihi satu sama lain secara berlebihan. Dengan tiap komponen yang selaras, maka tidak akan nampak berat pada bagian tertentu saja. Saat menyebar makanan juga jangan sembarangan, pahami sisi yang paling membuat nyaman orang yang menyantap.
Baca juga : Ide Menu Masakan Harian Untuk Keluarga Anda
4. Jangan lupa sempurnakan dengan hiasan
Memberi hiasan pada hidangan mungkin cukup tricky. Tujuan memberi hiasan yaitu agar hidangan nampak estetik dan unik. Lebih baik siapkan hiasan yang bukan hanya bisa mempercantik saja tapi juga bisa dikonsumsi.
Hindari memberi hiasan yang tidak boleh atau berbahaya dikonsumsi. Hiasan seperti bahkan bisa saja mengganggu selera makan dan kenyamanan.
5. Hindari jumlah sajian genap
Anda bisa juga mencoba budaya khas restoran satu ini, yaitu menata dalam jumlah ganjil. Mengapa? Tatanan makanan seperti ini bisa memberi kesan hidangan lebih banyak dibandingkan jumlah genap. Kalau Anda ingin menyajikan hidangan yang minimalis seperti potongan makanan, bisa coba terapkan hukum ini.
6. Perpaduan tekstur berbeda
Bermain dengan tekstur juga merupakan strategi food plating lainnya. Alih-alih fokus pada satu tekstur saja, Anda bisa terapkan beberapa jenis tekstur. Dari faktor tekstur ini, bisa saja berpengaruh ke visual yang membosankan. Jika hanya ada satu tekstur, kesannya akan monoton atau biasa-biasa saja.
Misalnya perpaduan daging ayam panggang yang ditaburi bawang goreng, lalu sajikan dengan sup jagung. Dalam perpaduan tersebut, ada tiga macam tekstur yaitu garing, empuk, dan lembut.
7. Manfaatkan garnish dengan baik
Penggunaan garnish cukup krusial dalam penyajian makanan. Dari elemen satu ini, Anda bisa membuat hidangan menjadi lebih berkelas. Hidangan dengan garnish juga lebih menarik dan lebih kaya rasa.
Tergantung dari hidangan utama Anda, Anda bisa gunakan berbagai garnish termasuk selai, saus, kacang serpihan, oregano, atau peterseli. Beberapa garnish bisa dibuat membentuk garis, titik, atau pola kreatif lainnya. Karena garnish ini bisa dikonsumsi, Anda tidak membuang-buang makanan.
8. Ikuti jarum jam
Dalam menata hidangan, Anda bisa menyesuaikan dengan jarum jam. Untuk apa? Salah satu manfaatnya yaitu agar Anda bisa lebih mudah saat mengatur hidangan. Hasilnya juga akan lebih seimbang dan selaras sehingga bisa menunjang harmonisasi hidangan.
Sebagai contoh, Anda bisa taruh daging ayam di tengah, lalu sesuaikan dengan arah jarum jam untuk menaruh telur, dan sayur. Mengatur tata letak hidangan memang bisa bergantung kreativitas masing-masing. Tapi kalau Anda bingung menaruh makanan, bisa terapkan aturan satu ini.
9. Kreasi bentuk makanan
Berbagai bahan makanan bisa kita bentuk sedemikian rupa agar lebih menarik. Biasanya cara ini dilakukan saat menyajikan makanan untuk anak-anak. Jadi, bahan makanan tertentu dibentuk seperti misalnya wajah manusia yang tersenyum. Bisa juga dibentuk menjadi objek hewan kesukaan anak.
Dengan hidangan yang dibentuk sedemikian rupa, maka bisa terlihat lebih menarik terutama untuk anak-anak. Tentunya selain dari bentuknya, penyajian harus dibuat rapi dan menarik juga. Penyajian penuh kreasi seperti ini bisa membuat pengalaman kuliner tidak membosankan.
Anda bisa juga mengikuti tren saat ini misalnya tomat yang dibentuk seperti bunga. Kreasikan hidangan sesuai selera Anda.
10. Utamakan higienitas
Sekreatif apa pun Anda menyajikan makanan, akan percuma kalau tidak higienis. Pada setiap proses penyajian, pastikan lakukan secara bersih. Bukan hanya bersih secara teknis saja, tapi juga bersih secara visual.
Bersihkan jika ada tumpahan kecap atau saos di piring. Garnish yang digunakan juga bisa tertabur tidak semestinya, Anda perlu membersihkan itu.
11. Hindari kesan pucat pada hidangan
Biasanya hidangan bisa terlihat pucat karena warnanya yang cenderung monokrom. Walau pun sebenarnya sudah dibumbui dengan baik, bisa saja kurang menggugah selera jika warnanya seperti itu. Anda bisa berkreasi dengan warna cerah misal memakai saus pasta, sirup maple, buah beri-berian, dan sebagainya.
Itulah beberapa upaya yang bisa Anda pertimbangkan dalam menyajikan hidangan agar nampak lebih menarik. Tentunya banyak tips plating lainnya, semakin Anda berkreasi, akan semakin personal hidangan yang Anda sajikan.
Peran Penting Penyajian Makanan Untuk Restoran
Menyajikan makanan secara menarik dan rapi merupakan hal penting terutama dalam industri atau bisnis F&B. Dari penyajian makanan, bisa berdampak pada peningkatan selera makan, profesionalitas, citra brand, dan aspek lainnya.
Berikut ini lebih jelasnya mengenai apa saja peran penting dari food plating dalam lingkup restoran:
1. Untuk pengalaman kuliner pelanggan lebih baik
Setiap restoran harus memperhatikan pengalaman pelanggan dengan baik. Untuk meningkatkannya, penyajian makanan secara menarik pun dibutuhkan. Dengan food plating, maka pelanggan bisa mendapatkan pengalaman mengesankan atau berbeda dari resto-resto lainnya.
Prosesnya bisa mulai dari menyajikan makanan di atas meja tamu. Berikan penjelasan seputar hidangan tersebut agar pelanggan bisa terinformasi dengan baik. Pada akhirnya ini bisa menumbuhkan kenangan berarti untuk restoran maupun pelanggan. Pelanggan yang puas nantinya akan lebih loyal terhadap restoran.
2. Menyajikan hidangan spesial
Restoran biasanya membutuhkan hidangan spesial tertentu sebagai pembeda dengan restoran lainnya. Dari sinilah penyajian makanan dibutuhkan untuk membuat suatu hidangan menjadi lebih menarik. Bukan hanya untuk meningkatkan selera makan pelanggan saja tapi juga untuk simbol kekuatan brand.
Restoran bisa menggunakan piring saji yang unik atau sumber visual lainnya. Pada saat pelanggan mengambil foto lalu mengunggahnya, banyak orang yang akan tertarik mencobanya juga.
3. Untuk nilai jual lebih baik
Baik itu untuk nilai jual menu maupun restoran, bisa ditingkatkan dengan food plating yang tepat. Penyajian hidangan yang menarik, dan profesional bisa berkesan positif sehingga konsumen cenderung akan datang kembali atas kepuasan yang ada. Mereka bahkan bisa saja menyarankan ke orang lain karena restoran tersebut layak untuk dikunjungi.
Pada sisi sebaliknya, citra brand restoran bisa tercemar jika didapati menyajikan hidangan secara tidak profesional. Misalnya saja hidangan yang tidak rapi atau bahkan tidak higienis.
4. Untuk penjelasan detail menu
Dalam prosedur penyajian makanan, sering kali disertakan penyampaian informasi seputar detail hidangan tersebut. Bukan hanya dari apa saja komposisi hidangan tersebut, tapi juga presentasi seputar visualnya. Dalam penyajian menu, bisa terdapat cerita tertentu yang semakin membuat menarik suatu hidangan.
Lebih dari itu, penyajian makanan secara profesional juga identik dengan keamanan makanan. Misalnya dari syarat penyimpanan tertentu, pemilihan wadah yang tepat, dan sebagainya. Semua itu untuk menjaga kualitas hidangan agar saat sampai di meja pelanggan, masih dalam kualitas terbaiknya.
Itulah pembahasan kali ini seputar penyajian makanan atau food plating yang mampu memberikan pengalaman menarik dalam menikmati hidangan. Bukan hanya bisa diterapkan dalam lingkup restoran saja, kita juga bisa mencoba kreasi food plating sederhana di rumah.



